Dahsyatnya Gambaran dan Panasnya Api Neraka

Santri majapahit - Neraka adalah tempat yang sangat dianjurkan agar kita semua ummat ini menjauhinya dan terus berusaha bedoa agar tidak memasukinya. sering juga kita dengan bahwa Neraka itu didalamnya terdapat api yang menyala-nyala yang membakar setiap penghuninya. Naudzubillah. 

Dahsyatnya Gambaran dan Panasnya Api Neraka


Allah SWT berfirman :
"Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), perihalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir." (Al-Baqarah:24)

"Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas (neraka)." (Al-Ghasyiyah:2-4)

"Maka kami memperingatkan kamu dengan api yang menyala-nyala. Tidak ada yang masuk kedalamnya kecuali orang yang paling celaka." (Al-Lail:14-15)

"Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi Istana." (Al-Mursalat:32)

dari ayat diatas telah dijelaskan bahwa neraka memiliki api yang sangat panas  dan besar dan tinggi untuk membakar orang-orang yang didalamnya yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. tapi tahukah kalian seberapa panas api neraka itu?

Dari Abu Hurairah RA mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, "Api kalian ini, yang dinyalakan Bani Adam, hanyalah satu bagian dari 70 bagian api Jahannam." Mereka mengatakan, 'Demi Allah, satu bagian saja sudah cukup.' Beliau bersabda, "Sesungguhnya ia dilebihkan atasnya 69 bagian, semuanya seperti itu panasnya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

itulah gambaran dahsyatnya api Neraka yang sangat besar serta memiliki tinggi setinggi istana yang panasnya lebih panas 69 kali lipat dari api kita yang ada didunia.

Wallahu a'lam

Sumber:
Wahid bin Abdussalam Bali, "Rasulullah SAW Berkisah tentang Surga dan Neraka", Pustaka at-Tazkia, Jakarta, 2016.
Kang Syafik Aku kopi pahit, yang belajar menatap dunia dengan senyumanMu.. Tuhan.

0 Response to "Dahsyatnya Gambaran dan Panasnya Api Neraka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel